Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

27 Mar 2012

Menanam Pepaya dalam Pot, Siapa Takut ....


Bermula saat berkunjung ke salah seorang teman beberapa tahun lalu, diajaklah saya ke sepetak pekarangan yang berjajar beberapa tanaman Pepaya didalamnya.  Si teman bilang "Ini jenis California, rasanya oke lho !.."
Satu buah mengkal pun akhirnya dibawakan si teman sebagai buah tangan untuk saya, dan tak lupa beberapa bibit dari polybag ikut menyertai pula untuk di bawa ke Malang.
Benar ternyata kata si teman tadi, setelah beberapa hari buah diperam dan dirasa matang, saat dinikmati rame-rame semua sepakat jika pepaya jenis ini termasuk salah satu yang bercita rasa oke....
Sayang sekali, bibit di polybag kecil yang saya tanam di kebun belakang tidak sehat, dan sepertinya terkena serangan penyakit dan akhirnya tewas.

masak pohon

Penasaran akan benih Pepaya Calina ini, akhirnya saat ada tawaran dari seorang rekan yang menjual benih yang bergaransi langsung saja saya beli.  Kala itu 1 pack benih
berisi 200 butir dan dikemas dengan rapi dalam Alumunium Foil yang kedap udara.
Tanpa pikir panjang, sesampai di rumah beberapa butir benih pun di semai dalam media polybag kecil, dengan media tanam campuran tanah dan pupuk kandang serta sekam dengan perbandingan berimbang.
Menginjak bibit seukuran 30 cm tingginya, beberapa di pindah ke tanah.  Sayang karena saat itu musim hujan dan penanaman bibit banyak tergenang oleh air, tak satupun tanaman yang tumbuh bagus, bahkan banyak yang mati.

Panen perdana tabulampot Pepaya


dari polybag di pindah ke pot 40 cm
hanya ditambahkan sekam arang

Akhirnya terpilihlah satu bibit untuk di coba di tanam di pot.  Saat itu saya pilih pot dengan diameter 40 cm,  dengan media yang digunakan adalah murni berupa sekam arang.  Unsur tanah hanya ada pada media bibit dalam polybag saja.  
Dengan penampang daun yang lebar, tentu saja penguapan yang terjadi sangat tinggi.  Sifat sekam arang yang porous dan mudah kering, untuk ini penyiraman harus dilakukan 2-3 kali dalam sehari, sesuai cuaca.  Karena masih menggunakan pot diameter 40 cm dan masih ringan, pemindahan tempat pun sering dilakukan mengingat cuaca yang ekstrim panas dan kadang telat (baca : lupa) untuk menyiram.  Kadang ditempatkan di tempat teduh, namun lebih banyak ditempatkan di tempat full sun.  Namun jika dapat dipastikan kita menyiram nya tiap hari sesuai kebutuhan, makan sebaiknya di letakkan di daerah yang mendapat sinar matahari cukup.

mudah dipindah-pindah tempat (pot 40 cm)


mulai muncul bunga (pot 40 cm)
buah mulai muncul, pot diganti yg lebih besar
(pot 50 cm atau lebih)
Apakah tanaman yang sudah berbuah pentil tidak akan roboh atau terguling mengingat medianya hanya sekam terlebih ditanam di pot ??  Kalaupun tidak roboh pasti akarnya tembus ke tanah...
Pertanyaan dan pernyataan ini sering saya dengar. Namun pengalaman dirumah tanaman tidak roboh, dan tidak tembus ke tanah.  Kok ?!.. Iya... dengan media yang 90 % lebih berupa sekam arang, perakaran pepaya akan tumbuh subur dan mengikat sekam arang, sehingga memenuhi ruangan di pot.  Itu penyebab dia tidak roboh jika misalkan terkena hembusan angin misalnya.

media cepat kering, so jangan telat siram

untuk memudahkan, larutan siram disandingkan

Beberapa rekan yang berkunjung ke rumah dan melihat tanaman ini sebagian besar bertanya : Apa pupuk yang digunakan ??

Seperti disinggung diatas, pemupukan mengadopsi salah satu sistem hidro ponik, yaitu menyiram sekaligus memupuk secara rutin. 
  • Saat tanaman masih bibit dalam polybag, bisa disiram sehari sekali dengan pemupukan NPK tinggi N seminggu sekali.
  • Saat tanaman sudah dipindahkan ke pot, diberikan pupuk NPK berimbang plus unsur Mikro (TE) lengkap, dengan konsentrasi EC 1,5 frekuensi penyiraman 2-3 kali sehari, sekali siram 0,5 - 1,5 liter larutan siram.
  • Saat tanaman mulai berbunga hingga berbuah, diberikan pupuk NPK dengan kandungan K lebih dominan, plus unsur Mikro lengkap dengan meningkatkan EC menjadi 2-3.  Sebab saat ini tanaman perlu pasokan nutrisi yang lebih.  Frekuensi penyiraman sama dengan masa sebelumnya atau menyesuaikan keadaan tanaman dan cuaca.


penyiraman bisa di modif sesuai keinginan

Sekilas terlihat dan terkesan ribet saat aplikasi pemupukan diatas, namun bagi Anda yang berminat menanam Tabulampot Kates ini, bisa digunakan juga media campuran tanah, pupuk kandang dan sekam arang.  Media tidak cepat kering seperti yang saya lakukan dengan hanya mengandalkan sekam arang.  Pemupukannya pun bisa Anda berikan Seminggu sekali, bisa di kocor atau di pendam di perakaran.

So...bukan alasan tidak punya lahan tidak bisa menaman Pepaya.  
Kalau saya bisa melakukannya,  100 % saya yakin Anda lebih bisa.

Semoga bermanfaat....

97 comments:

  1. kalo pake sekam mentah pegimana Cak ? angel golek arang sekam neng kenen, kudu nyangrai sek sekame.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @inorick : kl mengadopsi fertigasi hidroponik spt diatas, sekam mentah kurang tepat....malah lebih bagus pasir yg agak kasar dicampur kerikil aja....

      Delete
  2. baeklah kl bgt..siapin kuali buat nyangrai sekam mentah kl bgt..btw Mikro (TE) itu kalo nyari di pasaran apa namanya ya ? EC iku opo yo ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @inorick : nyangrai sekam : bakar pake tong ato seng, kl sudah bara di tarik keluar trus langsung di siram air, jadi gak disangrai (pengalaman dulu bikin sendiri sih).
      Trace Element (TE) unsur mikro ada yang sudah tersedia pada pupuk jadi, atau beli sendiri di kios2 pertanian, kebetulan aku pake yg sudah di mix dalam pupuk.
      EC : Electrical Conductivity, yaitu satuan yg menunjukkan jumlah ion dalam suatu larutan. dalam hal diatas gampangane : dia menunjukkan tingkat kepekatan pupuk yg dilarutkan dlm air...utk siram.. (gak usah di bikin pusing kl yang ini, ntar gak jadi nanam he he he )

      Delete
  3. mochamad ibrahim sugiharto2 Apr 2012 00:32:00

    nyari bibitnya d mana nich?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @m ibrahim : kl yg jualan bibit masih jarang, tapi kl benihnya (biji) banyak tuh di kios pertanian

      Delete
  4. mochamad ibrahim sugiharto2 Apr 2012 23:13:00

    makasih banyak infonya

    ReplyDelete
  5. boleh bagi info pak karena sy awam dalam berkebun. kebetulan sy beli benih cabe dan sawi, mau sy tanam tp ada yg bilang sebelum benih ditanam, direndam dulu di air panas selama 1 malam. apakah itu benar? dan apakah begitu juga untuk benih buah dan sayur lainnya.
    terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Raniari : meskipun awam tapi kl ada kemauan dan minat itu merupakan modal utama bu...he he he
      tidak semua benih di perlakukan sama, misalnya utk benih sawi bisa aja langsung di semai tanpa harus di rendam, untuk bibit cabe bisa di rendam di air hangat beberapa jam saja, gak perlu seharian, lebih bagus jika direndam juga dalam larutan air yg dicampur ZPT untuk mempercepat perkecambahan. ZPT yang saya maksud bisa seperti atonik dll...
      selamat berkebun

      Delete
  6. Bismillah.

    Pak.
    Bunga pepeya yg udh jadi kuncup pepaya kecil kok mudah kuning kecolat2 lalu rontok kenapa ya? apa karena posisi pohon tersebut dekat kandang ayam sring kena kotoran ayam & air.
    makasih

    pri santoso

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kemungkinan besar kena kotoran ayam pak, apalagi yang masih baru, panas di tanaman, dan sepertinya pepaya tidak senang oleh genangan air, kl memang tergenang usahakan di buat guludan di batangnya agar air mengalir ke samping nya.....

      Delete
    2. sepertinya permasalahan saya sama pak.pepaya saya saat belum berbunga saya kasih kompos kotoran ayam.begitu berbunga kuncup jadi pentil kata orang jawa mulai kuning coklat2 lalu rontok.untuk penagananya bagaimana ya.dan satu lagi daunya sekarang kriting2 dan ada bintik2 kering apaitu pak.
      email saya gatotheru78@gmail.com

      Delete
  7. pergi ke toko masuk ke dalem, lihat neh foto aye langsung tanem. HE HE HE.... Mas Hervin seh ngasih virus info Cuuuaaaaaantik. Tp pohon pepaya liar 20cm trus sy tanam di pot, khan biar cepat berbuah. makasih Mas infonya. Mahathirnya sy udah dapet. salam from bekasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he pinter juga berpantun....
      tapi baiknya pepaya jenis yang bagus aja, seperti Calina (California aka IPB 19) kan lebih cakep di tabulampotkan.....

      Delete
    2. kalau d bekasi kios tanaman sperti itu dmna ya pak?.. apa ada d kios" bunga gtu?.. sya dr bekasi. mksih.

      Delete
    3. Kalau di bekasi tempat" sperti itu dmna ya Pak?.. apa ada di tempat kios" tanaman di pinggiran jalan itu?.. sya dari bekasi. mkasih..

      Delete
  8. Mas Hervin foto n artikel ini buaaagus n uuunik. Di ikutin lomba foto pohon mas, Pasti jadi juara 1. Klik aja di greenweb indonesia. Just info from bekasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. teima kasih mas.... he he he belum sempat nih, tapi ide menarik juga
      thanks infonya

      Delete
  9. hmm.. boleh juja tuh nanen paya calie dipot soalnya penyebab pon tomat ama cabe sy pada bantut tuh karna nanem paya ditanah akibatnya banyak akar pepaya yg nyruntul ikut makanin pupuk ke tomat ama cabe..
    makasih bgt infonya om soalnya sy pengen bgt tuh nanem paya california..

    ReplyDelete
  10. kalau boleh tw dimana tmpt memesan bibit pepaya calina di malang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah untuk daerah malang kurang faham ya....
      tapi kl misalkan perlu beberapa bibit aja, masih ada tuh di rumah hasil semaian F1 nya

      Delete
  11. Replies
    1. coba cari di toko pertanian terdekat di kota anda...

      Delete
  12. wah menarik sekali menanam pepaya di dalam pot... akan ku coba deh!!! makasih yah, blognya sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  13. yg ini gk diliput trubus jg pak? krn menginspirasi bgt. rahma

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he ya nggak lah, kan udah umum...

      Delete
  14. salam kenal pak, senang sekali bisa membaca semua artikelnya...
    sekalian mau tanya nih pak:
    1. nih pepaya msh pendek sudah berbuah, emank jenisnya begitu apa krna di pot? atau ada perlakuan husus?
    2. sy msh bingung dengan penggunaan pupuk tipe NPK dan ZPT, apa boleh diberikan kduanya sekaligus? apa boleh memberikannya melebihi anjuran dr pemakaian? misal, di label pemakaian ditulis 2-3 kali sebulan, namun di pake seminggu 1x/2x?
    3. sy baru menggunakan pupuk merk Super A1, fungsi di label: pupuk, pembenahan tanah, hormon pengatur tumbuh zeatin,GA3, hara makro mikro, 14 mineral essential, 17 macam asam amino.
    kandungan dan komposisi hara C-org(4,99%), N(5,95%), PO(3,91%), Ko(0,60%) dll, kira" perlu tambahan pupuk lain gk ya pak? kalo iya jenisnya apa? pendi

    ReplyDelete
    Replies
    1. @pendi :
      1.jenis yg saya tanam adalah Calina (california aka ipb 19), dia emang cenderung pendek tapi genjah berbuah...
      2.NPK merupakan unsur makro yang mutlak di perlukan oleh pertumbuhan tanaman (selain unsur2 semi makro dan mikro tentunya), kl ZPT merupakan Zat perangsang tumbuh yang sebenarnya menurut saya hanya di perlukan jika tanaman dalam kondisi tertentu saja...misal kurang optimal dan tidak normal pertumbuhannya..., utk dosis sebaiknya gunakan sesuai anjuran saja, jika belebihan selain boros, kadang ada efek samping terhadap tanaman yg bersifat buruk.
      3.kl dilihat kandungannya NPK nya, sepertinya dia pupuk organik ya, kecil banget kandungannya... pupuk tambahan cukup npk yg banyak di pasaran dengan dosis menyesuaikan umur dan kondisi tanaman

      Delete
    2. iya pak, jenis organik, utk organik sendiri ada nggk yang kandungan NPK nya tinggi? lebih baik pke organik apa an-organik ya pak?

      Delete
  15. Setahu saya sih jenis ppk organik kandungan NPK nya kecil, baiknya dikombinasi antara organik dan anorganik

    ReplyDelete
  16. Pak, pepaya saya sama2 jenis kalina kok bunga/pentil buahnya beda ini kenapa ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. calina F1 dan F sekian tentu saja ada bedanya....

      Delete
  17. Its Amazing,Aku baru semai calina 19 Packing kecil dari IPB. Perlu dicoba juga di Lamongan.Oh ya mas Hervin, Amazing grownya untuk lengkeng Itoh di Lamongan sangat bagus.kalau ada waktu luang nanti tak kirim fotonya. Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. siip Pak.... saya tunggu kiriman fotonya

      Delete
  18. Mas hervin,
    Dimana bisa mendapatkan bibit pepaya calina f1 nya pak? saya di kota bekasi.Tks.-ucok-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah maaf Mas Ucok, saya kurang tahu ya kl di daerah bekasi yang jual bibit (tanaman kecil) nya pepaya ini. tapi kalu benih (biji) mungkin bisa tanya di kios pertanian yang ada di sana

      Delete
  19. mas hervin mau tanya nie...
    apakah semua benih pepaya california yang ada di dalam satu Alumunium Foil yang kedap udara nantinya kalau disemai akan jadi bibit pepaya california semua?
    soalnya dalam kasus sebelumnya saya beli bibit pepaya jenis setelah disemai kok kebanyakan jadinya pepaya gantung (kates gantung)
    mohon infonya, trimakasih

    ReplyDelete
  20. @wahyu : wah untuk itu saya belum menemukannya, tapi menurut mitos orang Jawa, jika kita tanam bibit pepaya ke dalam lubang tanam, jika kita pegang batangnya dan meletakkannya di dalam lubang tanam, kemungkinan besar dia akan jadi kates gantung. Namun jika saat meletakkan ke dalam lubang tanam kita sangga bagian bawah (medianya) dgn tangan hingga sampai ke lubang tanam, kemungkinan sangat besar jadi pepaya normal. Sekali lagi itu hanya mitos lho, tapi saya mempercayainya.

    ReplyDelete
  21. salam kenal mas hervin, saya mbk endang dari tuban jatim. kelihatannya sih gampang tapi prakteknya susah jg mas, sy coba tanam bibit pepaya di polibag setelah tumbuh benih ternyata tdk berkembang mas malah mati. mungkin bibitnya yg krg baik krn itu pepaya yg sy beli di pasar he3x, hbs mau beli bibit ga ada mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba benih yang ditanam yang F1 mbak,

      Delete
  22. salam mas.. hehe yg dmksud kates gatung apa ya mas? apa setiap biji kates ada yg jantan n betinax.. adakah cara mmbdakannya saat msih bibit? @icha

    ReplyDelete
  23. brabvo mas salam kenal sayajuga
    mau coba nanam dalam pot....

    ReplyDelete
  24. saya baru coba menanam pepaya calina ini dari biji yang saya dapat waktu beli buahnya di slah satu supermarket.
    sekarang sudah tumbuh sekitar 50 cm, dan muncul tunas cabang baru banyak sekali.
    tunas cabang itu harus kita bersihkan atau biarkan saja?

    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ahylosophie : pertahankan hanya satu cabang / batang utama yang keatas saja, bisa dibuang tunas yang tumbuh kesamping

      oh ya, sebaiknya sih nanam benih calina yang dari biji asli F1, takutnya kalau dari biji buah yang di jual di pasaran akan ada penyimpangan,,,,....

      tapi kl sudah terlanjur its oke, dilihat hasilnya saja nanti

      Delete
  25. Salam kenal Mas, saya tertarik sekali dengan artikel anda menanam buah pepaya di dalam pot. Kebetulan saya memang suka tanaman yg tumbuh di dalam pot , karena pekarangan saya kecil. yang mau saya tanyakan apa maksudnya F1 dan F....

    ReplyDelete
  26. Maksudnya F 1 adalah benih (biji) dari buah yg memang khusus utk dijadikan bibit baru, dia sengaja dibuat dgn galur yg jelas agar kualitas buah yg dihasilkan sesuai dgn yg diharapkan. Jika misalnya kita tanam biji dari hasil buah dari tanaman di kebun kita misalnya, dia kemungkinan besar sudah meyimpang dari indukannya...bisa di bilang yg terakir ini F 2 dst. Kira2 begitu pengertian gampangnya

    ReplyDelete
  27. saya juga nanam pepaya california di pot Pak. Benih saya beli produk "sentra feed". sekarang sudah umur 3 bulan dan mulai berbunga. tapi kok pohonnya nggak bisa besar kira-kira cuma diameter 5cm dipangkalnya. sepertinya pertumbuhannya cenderung ke atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. perhatikan diameter pot nya mas, lebih besar lebih bagus, berikutnya letakkan di tempat yang tidak ternaungi (full sun).
      yang tak kalah pentingnya, karena media di pot, berikan nutrisi yang memadai...

      Delete
  28. Makasih pak infonya.. saya juga berencana mau menanamnya..

    ReplyDelete
  29. ミ★αѕѕαℓαмυ'αℓαιкυм..★彡. bang hervin....

    artikelnya bagus bgt..kayax cocok boeat di coba di rmh nich...pepaya mini cocok utk pekarangan mini...
    »»» (o '⌣' ) (y) $ìíîp

    ReplyDelete
  30. @khoirul : walaikum salam...ha ha ha koyok e apal aku nama iki....ternyata bener he he he ......
    suwun wis mampir nang kene

    ReplyDelete
  31. aku melu ah...

    ReplyDelete
  32. wah....inspiratif......mau nanya om...konsentrasi ec itu maksudnya apa ya? maf..saya awam sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. @aangajaib : ec maksudnya tingkat kepekatan larutan (dalam hal ini ion2 pupuk) singkatannya sendiri kalau gak salah electrical conductivity.

      ec sangat populer dalam hal budidaya tanaman secara hidroponik.

      Delete
  33. thanks inpo-nya bro... mau nyoba deh, soalnya (walau ga suka pepaya) jadi tertarik setelah liat foto potongan buah yang masak pohon diatas hehehe.. mau nanya: kalo misal (biar ga ribet) langsung menggunakan pot berukuran besar (ex:50 cm) apakah akan ada masalah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @bumi.karimunjawa : bisa saja langsung menggunakan pot besar, cuma di awal keliatan tidak imbang, trus kl bisa di beri penyangga / ajir dulu tanamannya agar tegak.

      Delete
  34. sebenarmya ada gak sih standar ukuran pot untuk tanaman buah.. klo ada bisa dishare2 y mas.. makasih.. chandra (solo)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Chandra : untuk ukuran pot buat tanaman buah sebenarnya relatif, dan sangat tergantung jenis tanaman serta ketersediaan lahan.
      namun untuk tanaman buah seperti jambu air, jeruk, jambu biji, sawo dll, yang masih berusia dibawah 3 tahun paling banyak menggunakan pot diameter 40 cm-an.
      Penggantian pot yang lebih besar biasanya menyesuaikan dengan besar tanaman (batang dan bola akarnya)

      Delete
  35. permisi mas.mau tanya itu bibit calina ipb 19 atau 9? saya cari2 sentra penjualan online kok tidak ada?yg ada ipb 9.terima kasih atas jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he betul yang benar ipb 9, thanks koreksinya....

      Delete
  36. sama2 mas hervin.saya suka sekali blogspot ini.tq atas jawabannya.

    ReplyDelete
  37. Artikel yang bagus dan bermanfaat.
    Terima kasih atas infonya.
    Untuk mengurangi penguapan air dari media tanam, bisa ditutup dengan mulsa hitam perak atau jika tak ada, pakai lembaran plastik biasa. Mulsa juga berfungsi untuk melindungi media tanam dari kelebihan air saat hujan lebat.

    ReplyDelete
  38. Pagi, sy sdh menanam pepaya dlm pot uk.60cm, umur kira2 7 bln dg media tanah yg sdh jadi dibeli di tk tanaman, memberi pupuk NPK 1x seminggu penyiraman 1x sehari, ketika sdh berbunga n muncul buah kecil lama2 jd coklat wrnanya trus rontok, itu knapa ya....di medianya ada binatang kaki seribu (ulet bintang) muncul, bgmn menghilangkannya........spy cepet berbuah dibri pupuk apa, n umur brp mulai berbuah lebat.......Thλñk U mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba tabur furadan se sendok makan, selanjutnya di siram air hingga larut
      untuk pemupukan bisa digunakan NPK berimbang, setelah kelihatan calon bunga rubah pupuk NPK dengan P dan K yang lebih dominan dari N....
      biasanya mulai belajar berbuah 6-7 bulan pasca tanam....

      Delete
  39. malam mas Hervin, saya senang dengan blog ini sangat inspiratif. numpang tanya nih kalo jenis pepaya lain kira2 cocok nggak dijadikan tabulampot? Syamsul Sihab (Palembang)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malam
      Jenis sbnrnya bisa terserah, cuma kl jenis calina setahu saya pendek dah buah dan kualitas buah ok

      Delete
  40. yah kemaren punyaku ta buang.. gara2 tiap hari diolok2 tetangga,,,, emang bisa buah kates didalam pot???

    liat postingan ini jadi nyesel deh... tau gitu make trik2 ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Buah2an SD : kan bisa diulang lagi mas

      Delete
    2. iya ini baru nyoba semai lagi... :)

      Delete
  41. pk, mau tnya..
    sbenarnya pepaya california itu hidup di tempat lembab / kering???
    trima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @muhammad wildan : dia lebih suka lingkungan yang agak kering tapi tidak kekurangan air.

      Delete
  42. aku mau tanya mz,om,pak.?cmuanya dech.?.
    1.Bgaimana sich cara pnyilangan pohon pepaya california n pohon pepay thu bisa d silangkan dg phon pepaya yg laen pha gx?
    2.Knpa klok pepaya jantan tidak bisa brbuah,tetapi bisa brbunga?

    ReplyDelete
  43. mau tnya nih pk, hrga pasaran 1 buah pepaya calina skitar brpa skrang?

    ReplyDelete
  44. gara2 baca blog ini, saya ikutan nyoba tanem pepaya california dalam pot pake media tanam beli jadi siap pakai, sekarang pepaya nya sudah mulai berbunga, tapi kenapa bunganya rontok terus ya?
    kemaren media nya saya aduk2 supaya gembur sekalian kasih pupuk NPK,

    ada beberapa ulet kaki seribu, sebetulnya ulet kaki seribu berguna gak sih buat media tanam?
    makasih atas jawabannya

    ReplyDelete
  45. membaca tulisan mas hervin, saya jadi tertarik. kebetulan di rumah ada pohon pepaya baru tumbuh setinggi 2 meter. apakah jika pohon tersebut saya potong, dan mengikuti jejak mas hervin, pohon itu tidak akan mati ? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih ada peluang mas wahyu, tapi jangan di gali dan di pindah ke pot lho....kl cuma di potong Insya allah nanti akan keluar tunas / cabang baru kok. kl diangkat di pindah ke pot kemungkinan mati masih besar.

      Delete
  46. Mas hervin,sekedar info,ada sebuah blog yg artikelnya persis dg artikel ini. Sy tdk bs sebut nama blognya. Sy liat di google dg kata kunci 'pepaya dalam pot'.tgl publishnya duluan punya m' hervin. Apa mmg blog tsb ada hub dg blog anda? Kl tdk ada,smoga ybs sdh ijin copy ke panjenengan.sejauh yg sy liat tdk dituliskan sumbernya.ini sekedar info aja mas,nggak ada maksud buruk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih infonya mas.... sekedar info : sampai saat ini banyak tulisan di blog ini yang cuma di copy paste saja dan tanpa menyebutkan sumbernya maupun ijin terlebih dahulu.
      tentang blog yang Anda maksud tidak ada hubungan dengan blog saya ini.
      selama tidak dijadikan promo untuk jualan saya masih mendiamkan saja, tapi kalau buat jualan produk atau bibit biasanya pasti akan saya ingatkan.

      sekali lagi thanks infonya

      Delete
    2. Salut dg keikhlasan anda utk berbagi ilmu. Sukses trs utk anda,mas. Btw saya ini ibu2. Hehe..salah sy jg gak sebut nama. Trims

      Delete
    3. he he he maaf Bu.... soalnya tidak ada namanya sih....
      amien, trima kasih doanya....

      Delete
    4. Sama2...
      Oya, sekalian nanya, mas. Sy juga lg tanam pepaya di pot,tp saya ingin pupuknya organic aja. Apa bisa? Pupuk NPK yg organik ada gak ya mas? Kl boleh, saya minta rekomendasi merknya mas. Apa pupuk organic jg ada yg komposisinya berimbang, atau tinggi N, atau tinggi K juga spt pupuk buatan? Maturnuwun jawabannya.

      Delete
    5. pupuk organik bisa saja bu, cuma sekedar info, kandungan NPK yang terdapat di pupuk organik bisa di katakan kecil sekali, jadi saran saya gunakan campuran / kombinasi saja... toh tanaman juga tidak bisa membedakan unsur N P dan K itu dari organik ataupun kimia,.. yang penting ketersediaannya terjamin dan bisa diserap oleh perakaran, tanaman tidak mau ambil pusing he he he ....

      Delete
  47. Salam kenal Mas Hervin,
    Tulisannya sangat menarik. Saya ada beberapa pertanyaan ;
    1. Pepaya Calif yg kita beli di supermarket, bijinya bisa dijadikan benih?
    2. Arang itu arang yg biasa ada di pasar dan kl tanpa arang alias tanah semua,bisa?
    Terima kasih byk utk jawabannya.

    Pak Lukman_Tangerang

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lukman : salam kenal kembali Mas Lukman
      1. biji yang dimaksud bisa dijadikan benih, tapi kemungkinan kualitas akan menurun / menyimpang dari indukannya bisa sangat besar. jadi kl memang mau dibudidayakan mending beli benih yang diperuntukkan untuk budidaya (F1)
      2. arang sekam yang saya maksud adalah sekam yang sudah dibakar menjadi arang (bukan abu), selain untuk menjadikan media remah / porous dia juga bersifat ringan. bisa di ganti dengan tanah kok, asal media keseluruhan tidak padat / lengket saja.

      Delete
  48. @ Mei TL
    Pasisi dimana ya Mas ?
    Klo pesan bibit dikirim bisa kah?

    ReplyDelete
  49. lagi coba nanam nih mas. Dari biji skrng dah numbuh phn walaupun msh pitik hehehee.... ,

    ReplyDelete
  50. q jd pengen juga om nanam pohon pepayanya {fany}

    ReplyDelete
  51. Saya coba menanam pepaya hawai dalam pot, tetapi tanaman sudah cukup tinggi tetap saja tidak mau berbuah. Apakah mungkin karena saya memperlakukan secara organik, hanya dengan pemupukan pupuk kandang dan kompos saja ya bro?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @mangKoko : bisa jadi mas bro... untuk media di pot menurut ane dia perlu pasokan nutrisi yang sangat memadai.....

      Delete
  52. mau tanya dong mas , kok pohon pepaya calina yg saya tanam tumbuh daun lagi disetiap batang daunnya (maksudnya distiap batang daun tumbuh daun baru) , apa ini dibiarkan saja apa hrs dipangkas . Umur tanam baru 2 bln .

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin yg ada di ketiak tangkai ya maksudnya..... bisa di buang aja biar konsentrasi ke cabang / daun utama

      Delete
  53. iya mas di ketiak daun , makasih dah dijawab . Satu lagi yg mau saya tanyakan .. Apa perlu dipangkas ujung pangkalnya agar pendek dan katanya cepat berbuah ( krn saya tanamnya di dlm pot ) , krn saya baru pertama nyoba tanam di dlm pot jadinya sayang banget dah tumbuh bagus harus di pupus pangkal ujungnya .... Kalau dibiarkan saja gimana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya pribadi gak perlu deh, tapi gak ada salahnya di coba

      Delete

Comment